________________________________________________
BERANDA :: ALAMAT :: POS-EL :: TELEPON :: BUKU TAMU
_________________________________________________
Fenomena Ujung
Mahmud Jauhari Ali
lengkung sulur-sulurmu berseregang, nyaris mengarang
meretak wujudnya, terbelah-belah kering yang melenting nyaring
benang yang kaulilit di batang tua ini pun mengiris lirih, pedih
cahaya di halamanmu melindap, tiang-tiangnya hanya besi mati, dingin membisu
laluan memanjang telah runtuh, berair, berkecipak. miris sejadinya
kau mematung, beku kaku menyeret keadaan kian rontok
di ujung jalan ini, kau tiba-tiba berubah. aku terkapar, ah kau!
Kalimantan Selatan, 4 April 2010









0 komentar:
Poskan Komentar
SILAKAN ANDA BERKOMENTAR!